Pandangan Kerja Keras Dalam Islam

Diposting pada

Definisi Kerja Keras

Pandangan Kerja Keras Dalam Islam -Kerja keras adalah perbuatan mulia. Kerja keras dapat berarti seseorang melakukan sesuatu dengan serius untuk mendapatkan apa yang mereka inginkan. Tujuan yang ingin dicapai dengan kerja keras bisa beragam. Dapat bercita-cita untuk kekayaan, belajar, bekerja, mengejar karir dan sebagainya.

Jika kita melihat-lihat dalam kehidupan kita sehari-hari, kita melihat begitu banyak orang yang bekerja sangat keras tanpa mengenal waktu untuk menghasilkan uang atau tujuan yang diginkan. Semakin banyak manusia terlihat seolah-olah mereka mengabdikan hidup mereka untuk kesejahteraan hidup mereka di dunia, sehingga melupakan ibadah dan “investasi” untuk hidup mereka setelah kematian.

Baca Juga Qurban Menurut Islam

Lalu bagaimana pandangan dalam islam mengenai hal ini? Apakah Islam Melarang Orang untuk Bekerja Keras dalam Kehidupan Dunia? Lalu apa bentuk kerja keras dalam Islam? Dalam diskusi ini kita belajar bagaimana bekerja keras dalam Islam.

Kerja Keras Menurut Pandangan dalam Islam

Menurut Islam, bekerja adalah tugas mulia yang membawa kita ke posisi terhormat dan bernilai, baik di mata Allah SWT maupun di mata orang. Karena itu, dalam ajaran Islam mengatakan bahwa bekerja adalah kewajiban yang setara dengan ibadah. Orang yang bekerja merupakan bagian dari ibadah. Karena orang-orang yang bekerja dan berusaha untuk memberi makan diri mereka sendiri dan keluarga mereka tentu saja akan membuat hidup mereka dalam keadaan berkecukupan dan akan bahagia dalam hidupnya.

Kerja keras adalah salah satu hal yang diajarkan oleh ajaran Islam. Umat Islam selalu harus bekerja keras. Kewajiban untuk selalu bekerja keras tercantum dalam Alquran ,

surat al Qashash ayat 77, “Dan carilah (pahala) negeri akhirat dengan apa yang telah Dianugerahkan Allah kepadamu, tetapi janganlah kamu lupakan bagianmu di dunia dan berbuat baiklah (kepada orang lain) sebagaimana Allah telah Berbuat baik kepadamu, dan janganlah kamu berbuat kerusakan di bumi. Sungguh, Allah tidak Menyukai orang yang berbuat kerusakan”.  (Baca juga: 

Dari ayat-ayat Al-Quran di atas, kita tahu bahwa kerja keras juga diperlukan dalam Islam, bahkan dalam kegiatan sekuler. Dalam ayat ini, kita tidak hanya belajar berpikir tentang kehidupan setelah mati, tetapi juga harus berjuang untuk hidup kita di dunia. Dua hal ini, dunia dan akhirat, harus seimbang dalam pertarungan dan tidak sepihak. Sangat baik bagi kita untuk memaksimalkan ibadat kita untuk akhirat, dan juga sangat baik bagi kita untuk bekerja keras demi kesejahteraan hidup kita di dunia.

Baca Juga Norma Agama Adalah : Pengertian, Fungsi, Sanksi, Contohnya

Hidup didunia dan di akherat harus seimbang

Karna Allah tidak akan merubah nasib umatnya kalau umatnya tidak merubahnya.

Demikianlah artikel diatas dari ruangbimbel.co.id. semoga bermanfaat dan menambah wawasan kita semua. Terima kasih