Alat Musik Tradisional Khas Kalimantan Barat

Diposting pada

Alat Musik Kalimantan Barat – Provinsi Kalimantan Barat dikenal sebagai “Seribu Sungai”, yang memiliki berbagai jenis alat musik. Alat musik ini tidak dapat dipisahkan dari tarian tradisional seperti tarian Kondan, yang berisi pergaulan bebas disertai dengan sajak dan tentu saja alat musik tradisional.

Tentu saja, alat musik ini memiliki keunikan dan karakteristik tersendiri, walaupun di Indonesia ada kesamaan dalam alat musik, terlepas dari bentuk dan bahan yang digunakan. Untuk alasan ini, artikel ini dibuat untuk memberikan informasi dan pemahaman tentang alat musik tradisional Kalimantan Barat, lihat artikel berikut.

Mengenal Alat Musik Tradisional Kalimantan Barat

Alat musik tradisional Kalimantan Barat ini digunakan tidak hanya untuk mengiringi tarian tradisional dan acara hiburan, tetapi juga sebagai pisau cukur ritual mistis.

Ritual ini mempercayai masyarakat dan merupakan kepercayaan yang diwariskan pada orang Dayak. Untuk informasi lengkap, kami akan bergiliran membahas jenis alat musik milik provinsi Kalimantan Barat.

Baca Juga Alat Musik Tradisional Khas Kalimantan Timur

Jenis Alat Musik Kalimantan Barat

Jenis alat musik tradisional di Kalimantan Barat sangat berbeda dibandingkan dengan alat musik di daerah lain. Setidaknya ada 12 jenis alat musik tradisional di daerah ini yang memiliki karakteristik dan kekhasan sendiri, termasuk yang berikut:

Entebong

alata musik kalimantan barat, Entebong
thegosbasls.com

Entebong ialah alat musik tradisional milik suku Dayak Mualang di sekadau kabupaten di barat Kalimantan. Alat ini terbuat dari kayu dan kulit binatang.

Entebong dimainkan dengan memukul satu tangan tanpa bantuan alat khusus. Entebong adalah sejenis gendang atau gendang di bidang Jawa.

Sapek

sapek
infobudaya.com

Sapek ialah alat musik tradisional dari berbagai jenis, tergantung pada daerahnya. Beberapa menggunakan 2,3,4 hingga 5 garis atau garis, tergantung pada wilayah di mana mereka berada. Sapek terdiri dari kayu aro atau edau, kayu chestnut dan pelantan dan memiliki dimensi sekitar 120-150 cm, lebar 20-28 cm dan ketebalan 10-15 cm.

Sapek dimainkan sebagai gitar, tetapi ada perbedaan dalam jumlah pelecehan (batas nada) dalam suku Dayak yang disebut Lasar, yang 2-3 pelecehan sedangkan gitar memiliki selusin.

Kangkuang

Kangkuang
via google

Cancuan ialah alat musik tradisional Dayak Banuaca di daerah Kapuas Hulu. Instrumen ini milik keluarga drum, yang memiliki perbedaan mencolok dari pohon yang diukir dari Kalimantan.

Kangkuang dimainkan dengan memukul, tanpa menggunakan raket khusus.

Agukng

Agukng
via google

Agukng adalah alat musik tradisional yang berasal dari suku Dayak dan milik keluarga Gong. Alat ini terbuat dari kuningan dan memiliki tonjolan di tengah.

Agukng dimainkan dengan instrumen kayu khusus dan melilit kain atau karet. Masyarakat setempat menugaskan Agukng untuk melindungi dari roh jahat dan untuk menarik roh leluhur ke ritual tradisional.

Baca Juga Alat Musik Tradisional Khas Maluku

Keledik

Keledik

Keledik atau Korondek dalam keluarga Uum Danum ialah alat musik tradisional yang dimainkan oleh gelembung.

Keledik biasanya bermain dengan nyanyian tradisional, tarian tradisional, dan pada upacara suku Dayak Kalimantan Barat. Celedic terdiri dari bahan dasar seperti :

  • Bambu sebagai bahan utama dalam produksi keledik
  • Labu seperti mulut untuk meniup keledai
  • Buatan sendiri seperti lem atau lem

Buah labu selama 5-6 bulan digunakan sebagai labu. Tongkat bambu dirakit dengan lem atau lem dari Kelulut Kelulut dan menghasilkan suara atau nada pentatonis.

Balikan

Balikan adalah alat musik tradisional yang berasal dari Kapuas Hulu di komunitas Dayak Ibanik dan Dayak Banuak. Alat musik tradisional ini adalah jenis alat musik yang disebut Sapek, alat musik yang dimainkan dengan tangan memetik.

Terah Umat

Alat musik tradisional ini adalah alat musik dari Dayak Uut Danum, Kalimantan Barat. Volks-Terah terbuat dari besi sebagai bahan baku utama.

Tera Umat dikalahkan oleh alat khusus seperti Gamolan dari Lampung.

Demikianlah artikel diatas dari ruangbimbel.co.id. semoga artikel ini bermanfaat dan menambah wawasan kita semua. Terima kasih