Pengertian Energi : Perubahan, Bentuk, Sifat, Fungsi dan Contoh

Diposting pada

Pengertian Energi – ialah kemampuan untuk melakukan suatu tindakan atau pekerjaan (bisnis). Kata “energi” berasal dari bahasa Yunani “ergon”, yang berarti “bekerja”. Ketika kita melakukan sesuatu, kita selalu menggunakan energi.

Pengertian Energi

Energi ialah memahami untuk melakukan suatu tindakan atau pekerjaan (perusahaan)apappun itu. Kata “energi” berasal dari bahasa Yunani “ergon”, yang berarti “bekerja”. Ketika kita melakukan sesuatu, kita selalu menggunakan energi, secara sadar dan tidak sadar.

Baca Juga Pengertian Gaya : Sifat, Jenis, cahayanya

Energi dari jumlah yang diturunkan dalam satuan N.m atau Joule. Energi dan pekerjaan memiliki kesatuan yang sama. Energi didefinisikan sebagai kekuatan atau kekuatan untuk melakukan sesuatu, yang biasanya didefinisikan sebagai kemampuan untuk bekerja.

Sebagai contohnya, jika kita pergi, kita membutuhkan banyak energi. Namun, setiap jenis kegiatan membutuhkan energi dalam jumlah dan bentuk yang berbeda. Energi tidak bisa dilihat, tetapi pengaruhnya bisa dirasakan. Energi dapat mengubah bentuk ke bentuk. Pada besi, misalnya, bentuknya berubah dari energi listrik menjadi energi panas.

Menurut KBBI, energi didefinisikan ialah sebagai kekuatan atau kekuatan yang diperlukan untuk melakukan berbagai proses teknologi. Energi adalah bagian dari objek, tetapi tidak melekat pada objek. Energinya fleksibel, yakni bisa bergerak dan berubah.

Satuan Energi

Unit energi internasional ialah Joule (J), unit ini dapat digunakan untuk menghormati James Prescott Joule dan eksperimennya pada persamaan termomekanis.

Unit energi lainnya adalah kalori (kalori).

Hukum Kekekalan Energi

Seperti yang Anda ketahui, energi memiliki hukum, sering disebut hukum kekekalan energi. Arti hukum konservasi energi adalah bahwa energi tidak dapat diciptakan dan tidak dapat dihancurkan, tetapi energi dapat berubah bentuk menjadi bentuk (Hukum I Termodinamika).

Macam dan Bentuk Energi

Energi terbesar ialah energi matahari. Energi panas sinar matahari memiliki banyak keuntungan untuk hidup di bumi ini. Manfaat energi matahari dirasakan oleh orang-orang yang dapat digunakan untuk mengeringkan pakaian, menghangatkan ruangan, menghangatkan tubuh, mengeringkan produk pertanian, seperti beras, kopi, cengkeh, untuk pengeboran dan lain-lain. Selain bermanfaat bagi manusia, energi matahari juga bermanfaat untuk tanaman klorofil sehingga mereka dapat melakukan proses produksi makanan atau proses fotosintesis.

Energi ialah kebutuhan vital seseorang. Kehidupan manusia tidak dapat dianggap secara terpisah dari teori energi. Salah satu energi yang biasa digunakan adalah energi bumi dan listrik. Namun, jika energi minyak berakhir, jika digunakan terus menerus. Ini karena minyak adalah sumber energi yang tidak terbarukan.

Itulah sebabnya orang membutuhkan energi bersih yang tidak mencemari lingkungan dan merusak alam. Energi bersih itu sendiri adalah energi, penggunaannya yang tidak mempengaruhi kondisi lingkungan.

Energi alternatif itu sendiri memiliki banyak jenis. Apa saja jenis energi alternatif, termasuk beberapa.

1. Energi Mekanik

Energi mekanik

Energi mekanik ialah energi yang memiliki suatu benda karena sifat gerakannya. Energi mekanik selanjutnya dibagi menjadi 2 bagian, sebagai berikut :

Baca Juga Energi dan Penggunaannya

Energi Potensial

ini adalah energi yang dimiliki suatu benda di suatu tempat (posisi) tertentu. Dia dapat melakukan bisnis dari posisi atau tempat ini. Itulah sebabnya energi potensial juga disebut energi situs. Misalnya, jika bola diangkat dan kemudian dilepaskan, bola kembali ke posisi semula. Dengan demikian, bola yang diangkat di atas juga memiliki energi potensial.

  • Ep = m x g x h

Keterangan (Satuan) :

  • Ep = Energi Potensial (Joule)
  • m = Massa (kg)
  • g = Gravitasi (m/s2)
  • h = Ketinggian (m)

Energi Kinetik

itu ialah energi yang dimiliki suatu benda karena gerakan atau kecepatannya. Energi kinetik dapat secara jelas diartikan sebagai kemampuan untuk menerapkan kekuatan untuk memindahkan objek dari massa tertentu untuk mencapai kecepatan tertentu. Semakin tinggi kecepatan objek, semakin besar energi kinetiknya. Misalnya, ketika mobil melaju, semakin tinggi kecepatan mobil, semakin besar energi kinetiknya. Secara fisik, rumus energi kinetik adalah sebagai berikut:

  • Ek = V2 x m x v2

Keterangan (Satuan) :

  • Ek = Energi Kinetik (Joule)
  • m = Massa (kg)
  • v = Kecepatan (m/s)

Energi Mekanik = Energi Potensial + Energi Kinetik

2. Energi Bunyi

Energi Bunyi

Energi suara adalah energi yang diciptakan oleh getaran partikel udara di sekitar sumber suara. Faktanya, setiap getaran yang terjadi pada suatu objek harus memiliki energi suara, tetapi tidak semua suara terdengar. Semakin kuat getaran, semakin banyak energi suara dihasilkan. Misalnya, saat memainkan drum, semakin kuat ketukan pada drum, semakin banyak getaran menjadi otomatis dan semakin kuat suara.

3. Energi Panas (Kalor)

Energi Panas (Kalor)

Energi panas ialah energi yang diciptakan oleh gerakan internal partikel penyusun suatu benda. Energi panas ialah energi yang ditransfer dari partikel suhu tinggi ke partikel suhu lebih rendah, di mana matahari adalah sumber terbesar energi termal. Energi panas dapat bergerak dalam tiga cara, yaitu: konduktivitas, konveksi dan radiasi. Contoh sederhana dari energi panas adalah bahwa ketika air dipanaskan oleh api, suhu api masuk ke dalam air sehingga air dapat mendidih.

4. Energi Cahaya

Energi Cahaya

Energi cahaya ialah energi yang diciptakan oleh gelombang elektromagnetik. Misalnya, ketika cahaya berasal dari lampu, semakin jauh kita dari sumber cahaya, semakin sedikit efek cahaya pada penglihatan.

5. Energi Kimia

Energi Kimia

Energi kimia ialah energi yang dihasilkan sebagai hasil interaksi kimia dari reaksi kimia yang terjadi. Contoh: Sederhananya, makanan yang masuk ke dalam tubuh mengandung unsur kimia dan akan mengalami reaksi kimia sehingga dapat digunakan oleh tubuh, sekarang energi kimia juga terjadi dalam reaksi kimia.

Baca Juga Pengertian Gaya : Sifat, Jenis, cahayanya

6. Energi Nuklir

Energi Nuklir

Energi nuklir adalah energi yang dihasilkan sebagai hasil dari reaksi nuklir oleh bahan radioaktif. Energi ini dihasilkan oleh inti atom fisi atau dua inti atom yang menyatu. Memisahkan atau menggabungkan inti akan menghasilkan energi luar biasa karena perubahan inti. Contohnya adalah penggunaan bom nuklir (maaf untuk memahami energi nuklir, saya tidak tahu berapa banyak, jadi saya tidak bisa membahas lebih detail).

Fungsi dan Manfaat Energi Sehari-hari

Dari hukum konservasi energi yang disebutkan di atas, jika energi dapat diubah menjadi bentuk energi lain, energi ini akan digunakan dalam kehidupan sehari-hari. Perubahan energi yang paling umum digunakan adalah perubahan energi listrik yang diubah menjadi bentuk energi lain. Pengertian Energi

Contoh perubahan energi termasuk:

  • Energi Kimia Menjadi Energi Gerak (Mekanik) M akan an yang kita makan diolah melalui reaksi kimia menjadi sumber energi untuk beraktivitas
  • Energi Listrik Menjadi Energi Panas Penggunaan Setrika untuk menggosok pakaian.
  • Energi Listrik Menjadi Energi Bunyi Penggunaan Bel untuk menghasilkan bunyi.
  • Energi Listrik Menjadi Energi Gerak (Mekanik) Penggunaan kipas angin.
  • Energi Gerak (Mekanik) Menjadi Energi Panas Gesekkan dua benda secara terus menerus menghasilkan panas.
  • Energi Cahaya Menjadi Energi Kimia Pemanfaatan cahaya matahari sebagai bahan dasar dalam proses fotosintesis oleh tumbuhan.

Demikianlah artikel Pengertian Energi diatas dari ruangbimbel.co.id. semoga bermanfaat dan menambah wawasan kita semua. Terima kasih