Bangsa Dan Negara Tidak Terlepas Dari Ancaman

Diposting pada

Ancaman Dari Dalam Negeri

Bangsa Dan Negara Tidak Terlepas Dari Ancaman – Bangsa kita terus bergerak maju dan terus melintasi sejarah. Berbagai kemajuan dan perkembangan terus  dinikm ati oleh rakyat . Tetapi ancaman terhadap kedaulatan dan keharmonisan bangsa dan negara masih terus terjadi, meskipun intensitasnya kecil. Ancaman – ancaman itu meskipun dalam intensitas yang  kecil tetapi jauh lebih rumit. Ancaman –ancaman itu dapat dikelompokkan menjadi dua bagian, yaitu ancaman yang datang dari dalam negeri dan ancaman dari luar negeri.

Bangsa Dan Negara Tidak Terlepas Dari Ancaman
  1. Ancaman dari Dalam negeri
  2. Kerusuhan.

Ancaman kerusuhan akan timbul jika terjadi kesenjangan kepada masyarakat. Selain itu, pemerintah tidak berhasil memperkecil ketidakadilan sosial ekonomi.

  • Pemaksaan Kehendak

Ancaman ini bisa terjadi di Negara kita. Karena ada golongan tertentu berusaha memaksakan kepentingan secara tidak konstitusional, terutama ketika system politik tidak berhasil menampung aspirasi yang berkembang dalam masyarakat.

Baca Juga Kebijakan Perdagangan Internasional

  • Pemberontakan Angkatan Bersebjata.

Ancaman in ibis amuncul dari kalangan separatis karena  pembangunan nasional tidak dapat mencakup semua daerah secara Seimbang.

  • Pemberontakan dari golongan yang ingin mengubah Ideologi Negara

Bangsa Dan Negara Tidak Terlepas Dari Ancaman – Ancaman ini bisa berupa pemberontakan bersenjata yang dilakukan oleh orang – orang yang ingin mengubah ideologi Negara dan membentuk Negara baru. Golongan yang melakukan pemberontakan ini biasanya berasal dari golongan ektrim. Kiri maupun ekstrim kanan. Golongan ini memaksakan diri untuk mengubah edeologi Pancasila menjadi ideologi Komunisme

Untuk meminimalkan kemungkinan terjadinya ancaman terhadap kedaulatan Indonesi yang berasal dari dalam negeri,

 Kita dapat melakukan beberapa upaya:

  1. Meningkatkan kebanggaan dan rasa memiliki bangsa Indonesia dalam diri  setiap warga Negara.
  2. Mengbangun salingbangsa bangsabangsapengertian dan penghargaan antara sesame warga yang memiliki latar belakang  kepentingan yang Para pemimpin Negara sebaiknya menjalankan roda pemerintahan secara efektif.
  3. Memperkuat unsure – unsure yang menjadi alat pertahanan Negara seperti TNI.

Ancaman dari Luar Negeri.

Dewasa ini, Ancaman keamanan dari luar nsgeri tidak terlalu nyata, Tetapi harus tetap diwaspadai . salah satu hal yang patut diwaspadai dalam  hubungan dengan ancaman dari luar negeri terhadap Negara Indonesia sebagai berikut :

  1. Keinginan Negara – Negara besar untuk menguasai Indonesia karena posisi silang  Indonesia yang strategis.
  2. Keinginan dunia Industri untuk menguasai Indonesia karena posisi yang

Dimiliki Indonesia.

  • Bahaya perang  yang berupa perang nuklir akan mengancam seluruh kehidupan bangsa Indonesia.
  • Arus globalisasi yang menimbulkan banyak kerawanan di  bidang  POLEKSOBUD HANKAM.

Untuk mengatasai ancaman yang dapat dari luar itu, Indonesia  menerapkan sebuah prinsif Negara, yaitu prinsip bebas aktif. Prinsip ini termaktub secara jelas dalam pembukaan UUD 1945. Pmbukaan UUD 1945 menyatakan bahwa Bangsa Indonesia “ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi, dan keadilan sosial”

Kebijakan bebas aktif yang dianut oleh Indonesia member dampak positif, di antaranya adalah:

  1. Indonesia memiliki banyak sahabat dan disegani oleh Negara – Negara Lain.
  2. Indonesia mengambil peran besar dalam mewujudkan perdamaian dunia.
  3. Indonesia dikenal sebagai Negara yang netral sehingga tidak mengundang kecurugaan Negara lain untuk membangun konflik.

Dengan demikian, Indonesia tidak akan memulai suatu konflik dengan degara lain. Pada menunjukkan sikap permusuhan terhadap Indonesia.

Dewasa ini, kemajuan teknologi komunikasi dan komunikasi dan  informasi  membuat hubungan antar Negara menjadi semangkin mudah dan hampir tidak ada jarak lagi. Informasi tentang suatu peristiwa yang  terjadi di Negara lain dapat kita ketahui dengan segera. Oleh karena itu tak bisa dibungkiri lagi dengan Kemajuan teknologi komunikasi dan informasi ini sangat mempengaruhi pola dan  bentuk ancaman terhadap kedaulatan suatu Negara. Semua ancaman tersebut hanya bersifat fisik, yaitu berupa kemungkinan serangan militer ke suatu Negara , sekarang bentuk ancaman itu berwajah ganda, fisik dan non fisik. Secara non-fisik, misalnya, suatu Negara dalam relasinya dengan Negara lain bisa saja mempengaruhi Negara lain. Relasi itu dapat berubah menjadi ancaman jika suatu Negara bermaksud mempengaruhi Negara lain itu demi keuntungan sepihak.

Oleh sebab itu, kita patut meningkatkan kewaspadaan; tidak hanya kewaspadaan terhadap kemungkinan ancaman fisik, tetapi juga ancaman non fisik. Tetapi perlu diingat, kewaspadaan itu jangan sampai menggangu prinsip hubungan kita dengan Negara lain, yakni ingin menjalin persahabatan kita dengan Negara lain, yakni ingin menjalin persahabatan dengan Negara lain.

Setelah kita menelusuri kemungkinan ancaman terhadap kedaulatan Negara, pernyataan yang dapat kita ajukan untuk diri kita sendiri ialah apa peran kita khusus nya sebagai peserta didik dalam usaha bela Negara.

 kewajiban warga Negara. Tindakan nyata yang dapat kita lakukan sebagai peserta didik dalam usaha bela Negara antara lain adalah:

  1. Tidak berbuat onar baik di sekolah maupun di lingkungan
  2. Tidak terlibat dengan narkoba
  3. Tidak ikut mabuk – mabukan
  4. Rajin belajar
  5. Berprestasi
  6. Membantu orang tua di rumah
  7. Menghormati  agama lain
  8. Aktif dalam kegiatan remaja
  9. Melakukan hal – hal yang terpuji lainnya.

Demikianlah artikel diatas dari ruangbimbel.co.id. semoga bermanfaat dan menambah wawasan kita semua. Terima kasih