Teknologi Informasi dan E-Business

Diposting pada

Teknologi Informasi – Hampir setiap perusahaan menggunakanbeberapa bentuk teknologi informasi. Tentu saja, penggunaan teknologi informasi yang strategis merupakan salah satu aspek yang menentukan keberhasilan organisasional di dunia pada saat ini. Asaebuah contoh yang klasik adalah kesuksesan Walt-Mart, Yang sebagian dapat dihubungkan dengan penggunaan teknologi yang ekstensif untuk mengatur setiap aspek bisnisnya.

Teknologi Informasi.

Teknologi Informasi (information technology) sebuah organisasi terdiri atas peranti keras, peranti lunak, telekomunikasi, manajemen basis data, dan teknologi- teknologi lain yang digunakan perusahaan untuk menyimpan dan menyediakan data dalam bentuk informasi untuk pengambilan  keputusan organisasional.

Teknologi Informasi

Karakteristik- Karakteristik Informasi yang Bermanfaat.

Organisasi –organisasi bergantung pada informasi kualitas tinggi untuk mengembangkan rencana strategis, mengindenfikasikan maslah dan berinteraksi  dengan organisasi lain. Informasi disebut berkualitas tinggi apabila informasi tersebut memiliki karakteristik-karakteristik yang menjadikannya bermanfaat untuk tugas ini. Karakteristik –karakteristik  informasi yang bermanfaat dapat dibagi menjadi tiga kategori yang luas:

  1. Waktu. Informasi harus ada dan tersedia ketika dibutuhto date, dan berkaitan dengan periode waktu yang tepat, (masa lalu, sekarang, atau masa depan).
  2. Isi. Informasi yang bermanfaat bebas dari kesalahan, sesuai dengan kebutuhan pengguna. Lengkap, ringkas, relevan (yaitu, informasi tersebut meniadakan data yang tidak dibutuhkan), dan merupakan ukuran kinerja yang akurat.
  3. Bentuk. Informasi harus tersedia dalam bentuk yang mudah dipahami pengguna dan dalam tingkat detail yang memahami kebutuhan pengguna. Penyajiannya harus disusun dan menggunakan kombinasi kata, angka, dan diagram yang sangat membantu pengguna. Selain itu informasi harus disajikan dengan menggunakan medium yang bermanfaat (dokumen tercetak, pertunjukan video, suara).

JENIS-JENIS INFORMASI.

Sebagian besar manajer pada saat ini menghargai nilai pembuatan informasi yang telah tersedia dalam beberapa system informasi yang formal dan berbasis computer. Sistem yang seperti ini mengombinasikan peranti keras, peranti lunak, dan sumber daya manusia untuk mendukung kebutuhan informasi dan kebutuhan komunikasi organisasional. Satu cara untuk membedakan banyak system informasi adalah dengan berfokus pada fungsi-fungsi yang ditampilkan dan orang-orang yang dilayani dalam sebuah organisasi.

Sistem Informasi Operasi.

Beraneka system yang disebut sistem informasi operasi (operations information system). Mendukung  kebutuhan pengolahan informasi yang berkenaan dengan operasi bisnis harian. Jenis-jenis system informasi operasi meliputi system pengolahan transaksi ,sistem pengendalian proses, dan system otomatisasi kantor.

Sistem Pendukung keputusan. (Decision support system –DSSs) merupakan system informasi yang berbasis computer dan interaktif yang mengandalkan model keputusan serta basis data  khusus untuk mendukung para pembuat keputusan. Dengan adanya program akuntansi elektronik dan peranti lunak pendukung keputusan lainnya.

Sistem Informasi eksekutif (executive information system –EISs) adalah system informasi manajemen yang memudahkan pengambilan keputusan yang strategis pada tingkat manajemen tertinggi. Sistem ini biasanya berdasarkan pada peranti lunak yang memberikan akses mudah untuk mendapatkan data kompleks dalam jumlah besar, serta dapat menganalisis dan memberikan data dengan cara yang sesuai dengan waktu. EIS memberikan akses cepat untuk mendapatkan informasi internal dan eksternal yang relevan kepada manajemen puncak.

Sistem Perencanaan Sumber Daya Perusahaan

Sebuah komponen e-business yang utamabagi banyak perusahaan  adalah sebuah pendekatan baru pada manajemen informasi yang disebut dengan perencanaan sumber daya perusahaan. Sistem perencanaan sumber daya manusia (enterrise resource planning –ERP-system) mengintegrasikan dan mengoptimalkan semua jenis proses di seluruh perusahaan. Dengan dibutuhkan daya komputr yang sangat besar untuk menjalankan sistem

ERP. yang kompleks, sempat menuah ghalangi perusahan-perusahaan yang lebih kecil untuk menggunakan ERP. Tetapi, vendor- vendor utama ERP sekarang ini membawakan aolikasi-aplikasi senditi dan menawarkan produk-produk mereka lewat portal-portal internet.

Manajemen Hubungan Pelanggan.

Selain manajemen informasi internal yang lebih baik dan pembagian informs dengan para pemasok serta organisasi lain, perusahaan-perusahaanmenggunakan solusi e-business untuk membangun hubungan pelanggan yang lebih kuat. Sebuah pendekatan system manajemen hubungan pelanggan (custumer relationship management-CRM-system), membantu perusahaan-perusahaan melacak interaksi para pelanggan dengan perusahaan dan memungkinkan para karyawan untuk mengingat kembali catatan penjualan serta di masa lalu, pesanan yang belum terselesaikan, atau masalah –masalah yang belum terpecahkan.

Demikianlah artikel yang diatas dari ruangbimbel.co.id. semoga bermanfaat dan menambah wawasan kita semua. Terima Kasih