Pengertian Perusahaan Adalah : Unsur, Jenis, dan Contohnya

Diposting pada

Perusahaan Adalah – Dalam kehidupan manusia, nama barang dan jasa tidak dapat dibedakan. Benar, ada barang dan jasa yang harus diproses sebelum dapat digunakan.

Sekarang, proses mengelola barang dan jasa biasanya terjadi dalam apa yang bisa disebut perusahaan. Apa sebenarnya perusahaan ini? Apa tipenya

Nah, untuk pembaca setia yang tidak mengerti hal di atas, santai saja dan jangan panik. Karena Ruangbimbel.co.id menggambarkan perusahaan secara rinci di bawah ini.

Pengertian Tentang Perusahaan

Apa yang dimaksud dengan perusahaan? Definisi perusahaan adalah tempat produksi untuk barang dan jasa dan tempat semua faktor produksi bersatu.

Sebuah perusahaan juga dapat didefinisikan sebagai organisasi dalam bentuk organisasi yang memberikan barang dan jasa kepada masyarakat dengan motivasi dan insentif untuk keuntungan.

Pemahaman tentang perusahaan dapat ditemukan dalam undang-undang tentang pendaftaran wajib perusahaan 3/1982 (undang-undang tentang pendaftaran wajib perusahaan). Namun, sebelum Anda membahas lebih lanjut definisi perusahaan secara hukum, kami sarankan Anda membaca definisi perusahaan oleh para pakar hukum dan ekonomi.

Baca Juga Permasalah Ekonomi Makro

Pengertian Perusahaan Menurut Para Ahli

Beberapa ahli telah menggambarkan pentingnya perusahaan adalah seperti:

1. Grafik Willem Moren

Menurut Willem Morengraaf, pemahaman perusahaan adalah bahwa semua tindakan diambil secara berkelanjutan dan bertindak secara eksternal untuk menghasilkan pendapatan melalui perdagangan, distribusi barang, atau pengadaan perjanjian perdagangan.

2. Anda Sumita

Menurut Andasasmita, perusahaan memahami bahwa orang yang bertindak secara teratur dan terus terang dengan kualitas tertentu akan menguntungkan diri mereka sendiri.

Jenis-jenis Perusahaan

Pada prinsipnya, jenis-jenis perusahaan dapat dikategorikan jika didasarkan pada kegiatan utama.

  • Perusahaan Jasa

Perusahaan jasa adalah perusahaan yang kegiatannya menjual jasa. Contoh perusahaan tersebut adalah perusahaan akuntansi, pengacara, penata rambut, dll.

  • Perusahaan Dagang

Perusahaan dagang adalah perusahaan yang bisnis utamanya adalah membeli produk jadi dan menjualnya kembali tanpa diproses ulang. Ada pengecer, toko kelontong dan toko serba ada.

  • Perusahaan Manufaktur

Perusahaan manufaktur adalah perusahaan yang mengolah bahan mentah menjadi produk jadi dan menjualnya. Contohnya termasuk pabrik sepatu dan toko roti.

Baca Juga Pengertian Ekonomi Makro : Ruang Lingkup, Contohnya

Unsur-Unsur Perusahaan

Beberapa elemen yang termasuk dalam perusahaan adalah:

1. Badan Usaha

Setiap perusahaan, baik yang berbadan hukum atau tidak, memiliki bentuk tertentu.

Contoh: Usaha dagang, CV, PT, Koperasi, dan lain-lain.

2. Kegiatan di Bidang Ekonomi

Ini mencakup bidang industri, perdagangan, layanan dan keuangan.

3. Sedang berlangsung

Ini berarti bahwa bisnis perusahaan sebagai alat penghidupan adalah berkelanjutan, bukan kebetulan.

4. Bersifat Tetap

Kegiatan bisnis yang dilakukan tidak berubah dalam waktu singkat, tetapi dapat berubah seiring waktu.

5. Diketahui Publik

Dengan kata lain, bisnis yang dilakukan diakui dan dibenarkan oleh hukum Republik Indonesia, dimaksudkan untuk masyarakat umum, diketahui dan dimaksudkan.

6. Dapatkan untung

Tujuan bisnis adalah untuk mendapatkan manfaat dari semua kegiatan bisnis.

7. Pembukuan

Perusahaan harus mencatat hak dan kewajiban yang terkait dengan kegiatan bisnis mereka.

Baca Juga Variabel Ekonomi Makro

Bentuk Perusahaan di Indonesia

1. Perusahaan Berbadan Hukum

Perusahaan ini dapat milik negara atau swasta. Bisa juga dalam bentuk kemitraan milik beberapa pengusaha, baik dalam kasta maupun negara, yang sudah memiliki persyaratan hukum.

Contoh perusahaan terdaftar adalah:

  • PT (Perseroan Terbatas)
  • P.T. Tbk. (Perseroan Terbatas, Terbuka)
  • Perusahaan Perseroan (Persero)
  • Koperasi (Co-operative)
  • Perusahaan Umum

2. Perusahaan yang tidak berdasarkan badan hukum

Perusahaan jenis ini adalah perusahaan swasta yang dimiliki oleh beberapa pengusaha dalam bentuk kerjasama dan didirikan oleh mereka. Anda dapat mengoperasikan berbagai bidang ekonomi seperti perdagangan, layanan, dan industri. Perusahaan ini milik pribadi dan dapat berbentuk individu atau kelompok.

Contoh perusahaan yang tidak didasarkan pada badan hukum adalah:

  • Perusahaan perseorangan
  • Firma (FA)
  • Commanditaire Vennootschap (CV)
  • Persekutuan Perdata
  • Yayasan – Foundation

3. Perusahaan Multinasional

Ketika sebuah perusahaan berhasil menyentuh wilayah negara tersebut, ia dapat memperdalam pemahamannya dan menjadi perusahaan multinasional. Perusahaan telah tumbuh dan memiliki posisi yang kuat, dan sebagian besar dapat mengikuti zaman globalisasi.

Ada beberapa faktor yang memungkinkan perusahaan untuk tumbuh dan berkembang. Salah satunya adalah elemen lengkap perusahaan yang dipahami oleh perusahaan-perusahaan di atas.

  • Kegiatan dalam bidang ekonomi
  • Memiliki badan usaha
  • Bersifat konsisten
  • Terang-terangan
  • Memiliki keuntungan atau laba
  • Ada pembukuan

Demikianlah artikel diatas dari ruangbimbel.co.id. semoga bermanfaat dan menambah wawasan kita semua. Terima kasih