Perubahan Sosial Budaya : Pengetian, Bentuk, Ahlinya

Perubahan Sosial Budaya – Hai sobat ruangbimbel.co.id, di artikel sebelumnya kita sudah membahas artikel mengenai Norma Agama Adalah – Pengertian, Fungsi, Sanksi, maka kali ini kita bakal membahas artikel mengenai Perubahan Sosial Budaya. Nah langsung aja yuk simak artikel ini beserta ulasan lengkapnya dibawah ini.

Perubahan Sosial Budaya

Pengertian Perubahan Sosial Budaya

Tahukah kamu apakah perubahan sosial budaya itu? Banyak sosiologi dan antropolog yang mengemukakan defenisi perubahan sosial budaya.  Adapun beberapa perubahan sosial budaya yang dikemukakan para sarjana sosiologi dan antropologi antara lain sebagai berikut :

  • John Lewis Gillin dan John Phipips Gillin, mengatakan bahwa perubahan sosial budaya adalah suatu variasi dari cara – cara hidup yang diterima, yang disebabkan oleh perubahan – perubahan kondisi geografis, kebudayaan material,  komposisi penduduk, Ideologi, serta karena adanya difusi dan penemuan baru dalam masyarakat.
  • Samuel Koening, mengatakan  bahwa perubahan sosial budaya menunjuk pada modifikasi yang terjadi dalam pola kehidupan manusia. Modifikasi – modifikasi tersebut terjadi karena sebab – sebab intern dan ekstern.
  • Selo Sumarjan, artinya mengatakan ialah bahwa perubahan sosial budaya adalah segala perubahan pada lembaga – lembaga kemasyarakatan di dalam suatu masyarakat yang memengaruhi system sosialisnya, termasuk di dalamnya nilai –nilai , sikap dan pola –pola perilaku di antara kolompok – kelompok dalam masyarakat
  • Kingley Davis, Mendefenisikan perubahan sosial budaya adalah perubahan yang terjadi dalam struktur masyarakat.
  • Mac Iver, Mengemukakan bahwa perubahan sosial  adalah perubahan – perubahan dalam hubungan sosial atau  perubahan terhadap keseimbangan sosial tersebut.
  • William F. Ogburn, menyatakan bahwa perubahan sosial mencakup unsure –unsur kebudayaan baik material maupun non material.

Setelah kamu  menelaah defenisi –defenisi tersebut, manakah defenisi yang kamu anggap paling mudah dipahami  ? agar kamu dapat memahami pengertian perubahan sosial dengan tepat, coba perhatikan wacana yang berkaitan dengan perubahan sosial budaya berikut ini.

Bentuk Perubahan Sosial Budaya

Terjadinya perubahan sosial pada masyarakat dapat dilihat dari asfek kecepatan perubahan, tingkat perubahan, dan perencanaan perubahan. Kecepatan perubahan ada yang berlangsung  cepat (revolusi) dan ada yang lambat (evolusi). Maka itu adalah Tingkat perubahan berkaitan dengan besar tidaknya pengaruh perubahan pada masyarakat. Adakalanya, perubahan itu berpengaruh besar dan mendasar terhadap kondisi sosial budaya masyarakat, tetapi ada juga yang pengaruhnya tidak begitu besar dan tidak mendasar. Adapun perencanaan perubahan berhubungan dengan bagaimana perubahan itu direncanakan dalam tahapan – tahapan tertentu.

Perubahan Sosial Budaya Yang Berlangsung Lambat.

Perubahan sosial yang berlangsung lambat ialah diartikan sebagai evolusi.

  1. Perubahan sosial budaya seolah olah tidak terjadi
  2. Perubahannya berlangsung secara lambat.
  3. Pada umumnya, tidak menimbulkan perpecahan dalam masyarakat.

Selanjutnya, ialah secara evolusi  memerlukan waktu yang lama. Dalam proses perubahan itu, terdapat suatu rentetan perubahan – perubahan kecil yang saling mengikuti dengan lambat. Berdasarkan suatu Perubahan maka secara evolusi biasanya terjadi dengan sendirinya, tanpa suatu rencana ataupun suatu kehendak tertentu. Selain itu, perubahan – perubahan tersebut terjadi karena usaha –usaha masyarakat untuk menyusuaikan  diri dengan keperluan, Keadaan, dan kondisi – kondisi baru yang timbul sejalan dengan pertumbuhana masyarakat. Contohnya manusia dan masyarakat beserta kebudayaannya mengalami perkembangan sesuai dengan tahapan tertentu, Semula dari bentuk sederhana, kemudian kepada bentuk  yang kompleks, dan akhirnya sampai  pada suatu tahap yang sempurna.

Adapun contoh perubahan secara lambat, yakni perubahan sosial pada masyarakat tradisional /primitive. Dalam masyarakat tradisional/primitive, budaya, adat istiadat, dan pola hidup yang  dianut sejak zaman nenek moyangnya tetap dipertahankan. Mereka umumnya menganggap setiap perubahan yang dilakukan merupakan pelanggaran bagi adat istiadatnya.

Perubahan Sosial Budaya yang Berlangsung Cepat

Perubahan sosial yang berlangsung cepat sering juga disebut revolusi.

Berikut ini Perubahan secara revolusi ditandai dengan hal – hal ialah :

  1. Perubahan terjadi secara cepat
  2. Perubahan itu menyangkut hal –hal yanga mendasar.
  3. Sering menimbulkan perpecahan dalam kehidupan.

Contoh perubahan sosial yang berlangsung cepat  antara lain revolusi industry di Inggris, Revolusi Cuba, dan Revolusi Kemerdekaan Republik Indonesia. Revolusi Industri merupakan sebuah ungkapan yang pertama kali digunakan untuk menemani perubahan dan perkembangan pesat yang terjadi di Inggris ketika secara meluas mesin uap dimanfaatkan pada berbagai  industry, terutama industry tekstil dalam kurun waktu 1760 – 1850.

Revolusi industry di Inggris tersebut telah mengubah cara hidup banyak manusia. Sedangkan keberhasilan Revolusi Cuba tahun 1959 melawan kediktatoran Fulgencio Batista menjadikan Cuba sebagai Negara republic yang memiliki system pemerintahan sosialis. Revolusi Cuba merupakan perjuangan demokrasi kerakyatan yang bertujuan untuk memenangkan hak – hak dasar kehidupan rakyat Cuba atas kedaulatannya. Demikian pula dengan Revolusi Kemerdekaan Republik Indonesia. Yang merupakan perjuangan rakyat Indonesia untuk membebaskan diri dari penjajahan hingga menjadi Negara yang berdaulat seperti sekarang.

Ada beberapa factor yang mendorong terjadinya suatu perubahan secara revolusi, yaitu :

  1. Mayoritas masyarakat ingin mengadakan suatu perubahan.
  2. Muncul seorang pemimpin yang mampu memimpin suatu perubahan.
  3. Memiliki tujuan dan rumusan yang jelas dari gerakan perubahan itu
  4. Biasanya, Terdapat momentum (kesempatan) yang tepat untuk bergerak  memperjuangkan perubahan.

Demikianlah artikel diatas dari ruangbimbel.co.id. semoga artikel ini bermanfaat dan menambah wawasan kita semua. Terima kasih