Pengertian Pengawasan : Kuantitas, Kualitas dan Waktu

Diposting pada

Bidang-Bidang Kunci Pengawasan.

Pengertian Pengawasan – Pengawasan berkaiatan dengan mengetahui apa yang sedang terjadi dibandingkan dengan apa yang direncanakan. Agar seorang manajer tetap mengetahui lebih dahulu apa yang sedang terjadi, maka biasanya adalah perlu untuk melakukan pengawasan-pengaeasan di bidang kunci tertentu.

Pengertian Pengawasan

Pengawasan Kuantitas.

Pengertian Pengawasan – Pengawasan kuantitas dimaksudkan untuk menimbulkan arus hasil-hasil produksi yang diingini secara teratur atau jasa –jasa. Maksud pengawasan kuantitas adalah  untuk terus memperhatikan bagaimana caranya  berbagai-bagai hasil-hasil produksi atau jasa-jasa itu bergerak.

Pengawasan kuantitas yang baik memastikan, bahwa hasil-hasil produksi atau jasa-jasa tertentu tidak sampai habis. Ia juga menolong mengidentifikasikan hasil-hasil produksi dan jasa-jasa yang bergerak lebih maju dari rencana maupun yang terbelakang dari rencana. Pengawasan inventaris merupakan bagian utama dari pengawasan kuantitas. Pada umumnya inventaris-inventaris dapat di golongkan dalam salah satu katagori ini : (1) Bahan menta, (2) dalam proses, atau (3) barang-barang jadi. Inventaris bahan mentah bertindak sebagai bantalan antara pembelian dan produksi. Inventaris dalam proses digunakan untuk pembantahan perbedaan-perbedaan dalam lajunya arus melalui berbagai proses produksi. Inventaris barang jadi bertindak sebagai sebuah bantalan antara tahap terakhir prodoksi dan pengapalan memungkinkan organisasi untuk :

  1. Membeli, memproduksikan dan mengapalkan dalam partai-partai ekonomis besar dan bukan dalam pekerjaan kecil-kecilan.
  2. Memproduksi atas dasaryang lancar dan terus menerus, bahkan kalaupun permintaan akan barang jadi atau bahan mentah mungkin turun naik.
  3. Menghindarkan persoalan persoalan besar, kalau “forecast” permintaan keliru atau penyetopan penyetopan yang tidak terduga dalam pengadaan produksi.

Pengawasan kualitas – “Quality Control”.

Pengertian Pengawasan – Kualitas adalah istilah relative bearti hal yang berbeda bagi orang yang berbeda pula. Untuk menghapus pendapat umum salah, kualitas haruslah diartikan, bahwa dalam ”quality control” tujuannya adalah mempertahankan kualitas yang memuaskan untuk tujuan yang dimaksudkan, bukan kualitas yang setinggi mungkin. Khusus, tujuan yang dicari adalah apa yang terbaik dalam istilah-istilah  : (a) konsistensi dengan harga yang diminta untuk hasil produksi atau jasa itu dan (b) di berikan hasil-hasil yang memuaskan dan dapat dipercaya. Pengawasan inveksi maupun pengawasan control dapat digunakan.

Pengawasan Waktu

Menggunakan waktu dengan efektip adalah suatu tantangan bagi setiap manajer. Para manajer berada di bawah penekanan untuk mengurangi waktu yang dipakai untuk membaca material, menghadiri rapat dan mencapai keputusan-keputusan. Waktu adalah suatu sumber yang terbatas. Seorang manajer sering mengeluh, bahwa waktu yang terbuang dengan panggilan-panggilan telepon dan rapat-rapat dapat di hindari, kalau ada tersedia sebelumnya sekedar cara yang dapat dipercayai untuk manilainya.

Ada beberapa  hal yang dapat dilakukan oleh para manajer untuk menggunakan waktu mereka lebih baik, Beberapa di antaranya mencakup : (a) Menggunakan seorang pembantu atau seorang sekretaris untuk melindungi manajer itu dari pemborosan waktu, (b) Mengadoptasi suatu kriteria hasil-hasil dari waktu manajer untuk usaha usaha pembuatan keputusan; dan (c) mengumpulkan data data waktu yang kegiatan-kegiatan yang berlangsung dan evaluasi serta perbaikan penggunaan waktu.

Pembajak pembajak waktu.

Banyak pembajak – pembajak waktu yang dapat menghabiskan waktu seorang manajer. Menyadari adanya penyita waktu ini merupakan langkah yang pertama untuk mengatasinya.

Rapat – rapat dan  konferensi – konferensi. Rapat – rapat konferensi – konferensi dan menggerogoti bungkahan – bungkahan besar dari waktu, Khususnya kalau mereka tidak di control dengan ketat. Jika anda yang mengurus suatu rapat, maka haruslah anda:

  1. Menilai perlunya akan rapat itu, jika tidak perlu, batalkan.
  2. Putuskan dengan cermat, siapa yang harus hadir dan undanglah hanya mereka yang perlu hadir disitu.
  3. Edarkan sebuah agenda sebelum rapat.
  4. Pegang teguh agenda itu.
  5. Mulailah dan akhirilah rapat itu dengan tepat waktu.

Telepon – telepon. Percakapan – percakapan telepon dapat menghabiskan waktu. Belajarlah bagaimana mengakhiri suatu pembicaraan tanpa menghina pihak lain.

Tamu –tamu. Jika seorang tamu yang tidak dijadwalkan muncul dikantor anda, berdirilahdengan segere, dalam banyak hal orang itu tidak akan duduk selama anda berdiri , Tanyakan apa yang dapat anda lakukan untuk tamu itu.

Pekerjaan surat – menyurat yang berlebihan. Sebagai di sebutkan lebih dini, seorang pembantu atau sekretaris yang baik dapat banyak mengurangi pekerjaan tulis-menulis anda.

demikianlah artikel diatas dari ruangbimbel.co.id. semoga bermanfaat dan menambah wawasan kita semua. Terima Kasih