Pengertian Motivasi

Diposting pada

Pengertian Motivasi – Hai sobat ruangbimbel.co.id. diartikel sebelumnya kita sudah membahas artikel mengenai Permukaan Bumi. maka kali ini kita bakal membahas artikel mengenai Pengertian Motivasi. Nah langsung aja yuuk simak artikel ini beserta ulasan lengkapnya dibawah ini.

Motivasi

Itulah motivasi diambil dari istilah Latin “movere” yang berarti “pindah”. Dalam konteks sekarang motivasi adalah proses proses sikologis meminta mengarahkan arahan, dan menetapkan tindakan sukarela yang mengarahkan pada tujuan (Mitchell,1982).

Para manajer perlu memahami proses sikologis ini jika mereka ingin berhasil mamandu para karyawan menuju mencapai sasaran organisasi.

mendefinisikan motivasi merupakan suatu hal yang menyebabkan, menyalurkan, dan mendukung prilaku manusia.Motivasi merupakan bahan penting dan membingungkan bagi para manajer. Motivasi penting, karena manajer pada dasarnya harus bekerja bersama dan memalui orang lain.

Berdasarkan beberapa definisi dan penjelasan diatas, maka dapat disimpulkan bahwa motivasi sesungguhnya menunjukan pada penyebab atau dorongan seseorang bertindak yang mengarah pada kebutuhan atau tujuan tertentu. Bagaimana bagi manajer konsep ini sangat penting karena dari konsep inilah manajer dapat memahami apa motivasi seseorang dengan mengamati tindakanya, sehingga manajer akan dapat mengarahkan tindakan orang tersebut menuju tujuan organisasi.

Baca Juga Kepemimpinan Dalam Manajemen : Pengertian, Syarat, dan Jenisnya

Teori Motivasi

Dalam berbagai tahap dan berbeda dalam evolusi pemikiran manajemen, para manejer penganut model model atau teori teori motivasi yang berlainan.Tiga diantaranya adalah model tradisional, model hubungan manusia, dan model sumber daya manusia.

Model Tradisional

Model Tradisional tentang motivasi dimulai oleh F.Tailor dan mazhab manajemen ilmiah (scientific management school). Mazhab ini  berpendapat bahwa aspek yang penting dari tugas manajer adalah memastikan bahwa pekerja melaksanakan tugas mereka yang berulang ulang dan membosankan dengan cara yang paling efisien. Manajer menentukan bagaimana tugas harus dikerjakan dengan menggunakan system insentif untuk memotivasi para pekerja, paling banyak mereka berproduksi, maka semakin besar penghasilan.

Perspektif ini menganggap bahwa para pekerja pada dasarnya pemalas dan bahwa para manajer memahami tugas para pekerja lebih baik dari pada pekerjaanya sendiri.Kerja hanya dapat memotivasi dengan imbalan uang dan hanya sedikit kontribusinya diluar tugas mereka.Dalam banyak situasi pendekatan ini efektif sesudah beberapa lama berlangsung, manejer mengurangi besarnya insentif.

Model Hubungan Manusia (Human RelationsModel)

Akhirnya menjadi jelas bahwa pemdekatan tradisional terhadap motivasi tidak lagi memadai.EltonMayo dan peneliti hubungan manusia lainya menemukan bahwa kontak kontak social dan dilakukan oleh karyawan diwaktu kerja juga penting dan bahwa tugas yang menjemukan dan berulang secara sendirinya merupakan factor dalam mengurangi motivasi.

Pada model tradisional, karyawan diharapkan untuk menerima wewenang menejenmren dengan imbalam dimungkinkanya upah yang tinggi dan system dan efisien yang dirancang oleh menejemen yang dilaksanakan oleh pekerja. Dalam model hubungan manusia, karyawan diharapkan untukn menerima wewenang manajemen karna superfisor memperlakukan mereka dengan tanggap rasa dan memperhatikan kebutuhan mereka. Tetapi keinginan masih tetap sama, yaitu mengharapkan karyawan menerima situasi kerja yang dibangun oleh menejer.

Model Sumber Daya Manusia

Para ahli teori berikutnya seperti McGregor dan Maslow dan para peneliti Argyris dan likert, mengkritik model hubungan manusia sebagai sekedar pendekatan yang lebih canggih untuk memanipulasi karyawan para ahli teori ini mengatakan bahwa karyawan dimotivasi dalam factor, bukan hanya uang  atau keinginan  akan kepuasan , tetapi juga akan tercapaian dan pekerjaan yang berat mereka berpendapat bahwa kebanyakan orang sudah termotivasi untuk bekerja dengan baik dan kereka tidak otomatis melihat pekerjaan sebagai sesuatu yang tidak dikehendaki.

Klasifikasi Teori Motivasi

Melakukan klasifikasi teori motivasi adalah penting karena  masing masing pandangan teorikis akan memberikan keterangan mengenai bagaimana motivasi mempengaruhi prestasi kerja.  Klasifikasi didasarkan atas teori kepuasan (content theory ) yang memusatkan pada apa dari motivasi,danteori proses (process theory)yang memusatkan pada bagaimana dari motivasi , dan teori pengukuhan (reinforcement theory) yang menitik beratkan pada cara dimana prilaku dipelajari.

Teori Kepuasan

Nama nama yang berpengaruh terhadap teori kepuasan antara lain Maslow, McGregor, Herzberg, Atkinson , dan McClelland. Pandangan teori kepuasan menekan kan pengertian tentang factor factor dalam indifidu yang menyebabkanya bertindak dengan cara tertentu.pandangan ini berusaha menjawab pertanyaan pertanyaan seperti :kebutuhan apa yang di coba untuk dipuaskan oleh seseorang apa yang mendorong mereka bertindak ?menurut pandangan ini , seseorang mempunyai kebutuhan dalam (inner needs ) yang membuat mereka semangat, ditekan, atau termotifasi untuk mengurangi atau memenuhinya.Pengertian Motivasi Artinya , seseorang akan bertindak atau berlaku menurut cara caranya yang akan membawa kearah pemuasan kebutuhan mereka.

Teori proses

Dasar teori proses adalah gagasan tentang pengharapan (exspentasi ), yaitu apa yang seseorang perkirakan akan terjadi seperti hasil dari prilakunya. Sebagai contoh, jika seseorang berharap bahwa dengan menetapi batas waktu ia akan menerima celaan , dan jika seseorang tersebut lebuh menyukai  pujian, maka ia akan memotivasi untuk menetapi batas waktu . sebaliknya , jika orang ini memperkirakan bahwa menetapi batas waktu tidak askan menghasilkan pujian, ia mungkin tidak akan termotivasi.

Teori pengukuhan

Seseorang ohli yang sangat rat kaitanya dengan teori pengukuhan adalah B.F.Skinner.teori pengukuhan (renforcement theory) sering kali disebut kekondisian operan (operant conditioni) atau modivikasi perilaku (behafion modification ). Teori ini tidak menekankan pada konsep motif ataupun proses teori motivasi, melaimkan membahas tentang bagaimana akibat dari suatu tindakan dimasa yang lampau mempengaruhi tindakan dimasa yang akan datang dalam suatu proses belajar siklis .menurut pandangan ini ,orang bertindak suatu karena dimasa yang lalu mereka mengaalmi bahwa prilaku tertemtu dikaitkan dengan hasil yang menyenangkan dan prilaku tertentu  melakukan yang lain terkait dengan hasil yang tidak menyenangkan.

Demikianlah artikel Pengertian Motivasi diatas dari ruangbimbel.co.id. semoga artikel ini bermanfaat dan menambah wawasan kita semua. Terima kasih