Pengertian Manajemen : Macam, Fungsinya

Diposting pada

Pengertian Manajemen adalah – proses atau struktur yang melibatkan membimbing atau mengarahkan sekelompok orang menuju tujuan organisasi atau tujuan nyata. Manajemen adalah suatu kegiatan, implementasinya adalah “manajemen” – Manajemen -, sedangkan pelaksana disebut manajer.

Pengertian Manajemen

Pengertian Manajemen

Seorang yang menjadi manajer mengambil alih kewajiban kewajiban baru, yang seluruhnya bersifat  “Managerial”. Yang penting diantaranya adalah meniadakan kecendrungan untuk  melaksanakan sendiri semua urusan.

5 Macam Pendekatan utama

  • Proses pendekatan Operasional.

 Pengertian Manajemen – Manajemen dianalisa dari sudut pandangan apa yang di perbuat seorang manajer untukmemenuhi persyaratan sebagai seorang manajer. Kegiatan atau fungsi- fungsi dasar ke dalam mana para manajer terlibat, membentuk suatu proses yang di namakan proses manajemen.

  • Pendekatan Prilaku Manusia.

Inti Pendekatan ini ialah perilaku manusia. Hal ini member manajemen metode-metode dan konsep ilmu-ilmu social yang bersangkutan, khususnya psikologi dan antropologi. Pendekatan diberikan kepada hubungan-hubungan antara perorangan serta dampaknya.

  • Pendekatan Sistem Sosial.

Para pendukung pendekatanini memandang manajemen sebagai system social, atau dengan perkataan secara sosiologis,suatu system interrelasibudaya.

  • Pendekatan Sistem-Sistem.

Konsep – konsep system – sistem umum merupakan bagian-bagian sentral yang di kembangkan pendekatan ini. Suatu system dapat di pandang sebagai suatu kumpulan atau himpunan dua komponen atau lebih, yang saling berada dalam pola hubungan tertentu dan antara mana suatu kegiatan menimbulkan reaksi pihak yang lain.

  • Pendekatan Kuantitatif.

Titik beratnya di sini ialah penggunaan hubungan – hubungan dan data yang dapat di ukur. Pendekatan ini sudah menunjukkan kegunaan manajerialnya yang besar.

Fungsi – Fungsi Manajemen

Penting untuk di ingat, bahwa manajemen itu ialah suatu bentuk kerja. Manajer, dalam melakukan pekerjaannya, harus melaksanakan kegiatan-kegiatan tertentu yang di namakan fungsi-fungsi manajemen, yang  terdiri dari:

  1. Planing – menentukan tujuan-tujuan yang hendak di capai selama suatu masa yang akan dating dan apa yang harus di perbuat agar dapat mencapai tujuan-tujuan itu.
  2. Mengorganisasikan – mengelompokkan dan mengidentifikasi berbagai kegiatan penting dan memungkinkan mereka untuk dilaksanakan.
  3. SSumber daya manusia – menentukan kebutuhan sumber daya manusia, menanamkan, memperbaiki, melatih dan mengembangkan tenaga kerja.
  4. Motivating – mengarahkan atau menyalurkan perilaku manusia kea rah tujuan-tujuan.
  5. Kontrol – lakukan dengan tujuan – mengidentifikasi penyebab anomali – menyimpang dan mengambil tindakan korektif, sesuai kebutuhan.

Perencanaan:

  1. “Self-audit” – menentukan keadaan organisasi sekarang.
  2.  “Survey” lingkungan
  3.  “Menentukan tujuan – “Objectives”
  4.  “Forecast” – ramalan keadaan – keadan yang akandatang.
  5. Melakukan tindakan – tindakandan sumber pengerahan.
  6. “Evalute” – pertimbangan tindakan – tindakan yang di usulkan.
  7. Perubahan dan penyesuaian – rencana “tinjauan dan penyesuaian” melibatkan pemantauan hasil dan perubahan keadaan.
  8. “Communicate” – berhubungan terus selamaproses perencanaan.

Pengorganisasian

  1. “Identity” – tetapkan dengan teliti dan tentukanpekerjaan yang akan dilaksanakan.
  2. “Bagi pekerjaan” – biarkan pekerjaan menjadi tugas setiap orang atau setiap orang
  3. Tujuan organisasi menjadi posisi.
  4. Tentukan persyaratan – persyaratan setiap posisi.
  5. Grup saluran menjadi unit yang dapat dipimpin dan dihubungkan dengan benar.
  6. Bagi-bagikan pekerjaan, pertanggung jawaban dan luas kekuasaan yang akan di laksanakan.
  7. Ubah dan sesuaikan organisasisehubungan dengan hasil – hasil pengawasan dan kondisi – kondisi yang berubah – ubah.
  8. Berhubungan selalu selama proses pengorganisasian.

Kepegawaian

  1. Tentukan keperluan – keperluan sumber daya manusia.
  2. Kerahkanlah pegawai – pegawai sedapat mungkin
  3. Saringlah.
  4. Latih dan kembangkan sumber – sumber daya manusia.
  5. Mengubah dan menyesuaikan jumlah sumber daya manusia yang terkait dengan hasil pemantauan dan kondisi yang berubah.
  6. Terhubung setelah dan selama proses pengarsipan karyawan.

Pemotivasi

  1. Berhubungan dengan staf dan jelaskan tujuan-tujuan kepada bawahan.
  2. Bagi – bagikan ukuran-ukuran pelaksanaan – “ performance standards”-.
  3. Latih dan bombing bawahan untuk memenuhi ukuran –ukuran pelaksanaan itu.
  4. Berikan gaji kepada bawahan berdasarkan kinerja.
  5. Beri Pujian dan tegur bila salah.
  6. Adakan lingkungan yang memberikan dorongan dengan meneruskan keadaan yang berubah-ubah serta tuntutan –tuntutannya.
  7. RUbah dan sesuai sama metode motivasi yang terkait dengan hasil pemantauan dan ubah kondisinya
  8. Selalu berhubungan selama proses promosi.

Pengawasan

  1. Monitor hasil – hasil dan bandingkan dengan ukuran-ukuran.
  2. Perbaiki penyimpangan – penyimpangan.
  3. Rubah dan sesuai sama metode pemantauan terkait dengan hasil pemantauan dan ubah kondisinya.
  4. Berhubungan selalu selama proses pengawasan.

Menentukan Fungsi manajemen yang paling penting adalah seperti berusaha untuk menentukan kaki yang mana yang paling penting pada sebuah kursi itu dapat berfungsi dengan baik.  Tepat seperti dengan kursi itu. kalau satu dari fungsi – fungsi manajemen itu lemah, maka proses manajemen itu tidak berfungsi dengan baik

Ada saran-saran untuk membuat fungsi-fungsi tambahan di anggap sebagai hal yang pokok dalam proses manajemen termasuk kedalamnya, pemberian kuasa, komunikasi – “Counseling”- rembukan – mengevaluasi, mengintegrasikan, menilai dan menentukan pengelompokan.

demikianlah artikel diatas yang berjudul pendekatan ilmu manajemen dari ruangbimbel.co.id. semoga bermanfaat dan menambah wawasan kita semua. Terima Kasih