Alat Perancangan Data

Diposting pada

Alat Perancangan Data – Hai sobat ruangbimbel.co.id. diartikel sebelumnya kita sudah membahas artikel mengenai Sistem Rangka. maka kali ini kita bakal membahas artikel mengenai Alat Perancangan Data. Nah langsung aja yuuk simak artikel ini beserta ulasan lengkapnya dibawah ini.

Pengertian

Mengenai alat perancangan data, digunakan dua alat yang bagus, Alat pertama ialah diagram relasi entitas (Entity) Relationship Diagram) dan yang kedua adalah kamus data (Data Dictionary)

Entitas adalah sebuah kesatuan data yang menjelaskan sebuah objek. Entitas mirip file dengan sedikit perbedaan. Seperti yang sudah dijelaskan dalam mengenai basis data di depan, yang disebut item data/data field adalah catatan tertang suatu aspek dari data.

Contohnya adalah Nama, Alamat, Umur, KodeFak dan lain sebagainya. Item data tersebut menjelaskan sebuah objek  misalnya Data Mahasiswa. Dengan demikian, file yang terdiri atas Nama, Alamat, Umur, KodeFak, dan lain sebagainya tersebut adalah sebuah entitas, Namun, dapat saja sebuah file terdiri atas item NamaBuah, MerkMobil, NamaNegara, Dapat saja keriga item data tersebut membentuk sebuah file tetapi file tersebut tidak saling berhubungan dan tidak menjelaskan sebuah objek.

Baca Juga Sistem Rangka

Alat Indra

Entitas Dapat Digambarkan Dengan Cara Sebagai Berikut:

Mahasiswa                                      Fakultas

*NoMhs
  Nama Alamat Umur     ** KodeFak
* * KodeFak
Nama Fakultas Dekan

Catatan :

Mahasiswa Adalah nama Entitas,  Biasanya ditandai dengan tanda *(bintang)

NoMhs adalah Item kunci utama. Nama, Alamat, Alamat, Umur dan KodeFak adalah item dari entitas KodeFak berfungsi sebagai kunci tamu, yaitu alat berhubungan dengan Entitas lain, misalnya entitas Fakultas.

Fakultas adalah nama entitas. KodeFak adalah item kunci utama. NamaFakultas, Dekan adalah Item dari Entitas item dari Entitas – entitas tersebut saling berhubungan. Bentuk hubungan tersebut bermacam – macam, Yaitu:

  • One to One

Satu rekaman entitas berhubungan dengan hanya satu rekaman di  entitas yang lain. Contohnya :

PERUSAHAAN
KODEPRSH NAMAPRSH ALAMAT KOTA TELEPON EMAIL
HUTANG
KODEPRSH JLHHUTANG TANGGAL


Gambar:  Relasi One to One

Sebuah rekaman di entitas mahasiswa hanya akan mempunyai hubungan dengan rekaman di entitas SPP, Kodenya 1:1. Artinya, satu rekamanan di entitas yang  satu bisa berhubungan dengan 1(satu) rekaman di entitas yang lain.

  • One to Many
NOTA
NONOTA KODEPRSH TANGGAL JUMLAH DISCOUNT DIBAYAR CATATAN
NOTARINCI
NONOTA KODEBARANG CACAH HARGA SATUAN

Gambar : Relasi One to Many

Sebuah rekaman di entitas mahasiswa akan berhubungan dengan banyak rekamanan di entitas yang lain. Pada contoh di atas, apabila sang mahasiswa meminjam buku sebanyak 5 kali maka rekanan di entitas mahasisw rwesebut berhubungan dengan 5 rekaman di entitas pinjaman. Kodenya ialah 1 : N. Artinya, satu rekaman di entitasnya yang satu bisa berhubungan dengan N (Banyak ) rekaman di entitas yang lain.

  • Many to Many

Banyak rekaman di sebuah entitas berhubungan dengan banyak rekaman di entitas yang lain.

PEGAWAI
NOPEGAWAI KOBAGIAN NAMA ALAMAT TGLLAHIR CATATAN
BAGIAN
KODEBAGIAN NAMABAGIAN KODEPEGAWAI KEPALA

Gambar.    Relasi  Many to Many.

Pada contoh diatas, satu rekaman di entitas pegawai dapat muncul di banyak rekaman pada entitas bagian. Yaitu kalau seorang pegawai menduduki jabatan di beberapa bagian, Demikian juga sebuah rekaman di entitas bagian dapat muncul di banyak rekaman di entitas pegawai.

Hubungan yang diinginkan adalah One to One atau One To Many. Hubungan many to many biasanya diubah (dipecah / didekomposisi) ke bentuk One To Many.

PERUSAHAAN
KODEPRSH NAMAPRSH ALAMAT KOTA TELEPON EMAIL
NOTA
NONOTA KODEPRSH TANGGAL JUMLAH DISCON DIBAYAR CATATAN
NOTARINCI
NONOTA KODEBARANG CACAH HARGASATUAN
STOK
KODEBARANG JUMLAH HARGA STOKMIN

                                                Gambar:       Diagram relasi tabel

Kamus Data

Kamus Data (Data Dictionary) adalah sebuah penjelasan tertulis lengkap dari  data yang disisikan ke dalam database. Contoh sebuah kamus data adalah sebagai berikut:

NO Nama Item Type Item Lebar Item Keterangan
1 No-Mhs C 10 Nomor Mahasiswa
2 Nama C 20 Nama mahasiswa lengkap
3 Alamat C 20 Alamat lengkap mahasiswa
4 Tgl-lhr D 8 Tanggal lahir
5 Gol-drh C 2 Golongan Darah A, B, O,AB
6 Agama N 1 Agama Islam Islam, Kristiani, Budha, Hindu
7 Umur N 2 Umur Mahasiswa
8 Pek-Ortu C 1 Pekerjaan orang tua 1: Pegawai negeri    : Pegawai swasta    : wiraswasta    : TNI    : Petani /Nelayan    : Lain lain
9 Jn-kel C 1 Jenis Kelamin P: Pria        W: Wanita
10 Alamat-kos C 20 Almat tempat tinggal saat ini

Catatan:

Nama Item : adalah nama yang digunakan  untuk  menyebut /menamai item yang bersangkutan.

Type Item : adalah penjelas jenis item yang bersangkutan. Cara mengodekan tipe item suatu perangkat lunak tertentu sering berbeda dengan perangkat lunak yang lain.

Contoh Mengodekan jenis item yang digunakan oleh perangkat lunak dbase/Clipper/Visual Foxbase.

            C : Character, yaitu data tipe string/alfa numeric

            N : Numeric yaitu data bilangan.

            D : Date yaitu data tipe tanggal

            Dan Lain – lain.

Lebar Item : Yaitu lebar item data yang disediakan untuk menampung data  yang akan direkam.

Keterangan : menjelaskan segala sesuatu informasi yang perlu diketahui berkaitan  dengan Pek-Ortu menjelaskan kode yang digunakan dan arti kode – kode itu. Dengan demikian kode – kode di luar kode tersebut akan dianggap data yang tidak valid.

Demikianlah artikel diatas dari ruangbimbel.co.id. semoga artikel ini bermanfaat dan menambah wawasan kita semua. Terima kasih